Minggu, 27 Januari 2013

Tangerang - Softskill


Okvianti Prihatin
3 SA 01 - 15610270


TANGERANG
            Tangerang merupakan salah satu kota yang terdapat di Indonesia. Tangerang masuk ke dalam bagian dari Provinsi Banten sejak tahun 2000, sebelumnya kota ini merupakan salah satu bagian dari Provinsi Jawa Barat. Tangerang dipimpin oleh seorang Gubernur dan Walikota yang bernama Ratu Atut dan Wahidin Halim. Lokasinya yang berdekatan dengan Jakarta membuat kota ini menjadi salah satu tujuan utama orang bertransmigrasi setelah Jakarta. Hal ini membuat populasi penduduknya menjadi besar dan padat oleh orang-orang pendatang. Kebanyakan dari mereka yang tinggal di kota ini adalah mereka, orang-orang pendatang yang berasal dari berbagai daerah, seperti Jawa dan lainnya. Selain itu banyak juga orang-orang Tionghoa yang tinggal di Kota Tangerang ini. Tangerang juga merupakan salah satu tempat yang memiliki berbagai macam suku di dalamnya, sehingga kita bisa menjumpai berbagai macam orang dari berbagai macam suku di kota ini.
Bahasa daerah yang digunakan pun beragam, mulai dari Jawa, Batak, Sunda, dan lainnya. Namun bahasa daerah asli yang dipakai oleh orang-orang asli Tangerang adalah bahasa sunda, karena pada mulanya Tangerang masuk ke dalam Provinsi Jawa Barat yang menggunakan bahasa sunda sebagai bahasa daerah aslinya. Mereka yang berada dalam satu tempat atau daerah akan menggunakan bahasa sunda ini dalam kehidupan sehari-harinya. Bisa dikatakan salah satu tujuan mereka adalah melestarikan bahasa daerah mereka yang akan punah bila tidak digunakan lagi. Walaupun demikian, tidak banyak orang yang memakai bahasa ini, dikarenakan tidak semua orang bisa menggunakan bahasa sunda walaupun tinggal di daerah yang penduduknya asli menggunakan bahasa sunda. Di lingkungan rumah misalnya, orang yang berasal dari suku sunda tidak akan menggunakan bahasa daerahnya jika berbicara dengan orang yang berasal dari suku lain karena mereka yang tidak mengerti bahasa sunda dipastikan tidak akan mengerti apa yang lawan bicaranya sedang bicarakan. Selain itu, mereka, anak-anak muda yang terlahir dari orang tua bersuku sunda, belum tentu bisa menggunakan bahasa ini. Salah satu faktornya adalah lingkungan pergaulan yang pada zaman ini lebih banyak menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa keseharian dan melupakan bahasa daerahnya. Dan di sekolah-sekolah juga sudah banyak yang tidak memasukkan pelajaran bahasa daerah ke dalam mata pelajarannya, sehingga banyak mereka yang tidak sengaja melupakan bahasa daerahnya sendiri. Ini bukan berarti mereka tidak menyukai bahasa daerahnya sendiri, tetapi mungkin maksud mereka lebih kepada menghargai mereka yang tidak mengerti bahasa sunda dengan lebih seringnya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa keseharian.
            Tangerang memiliki banyak pabrik di daerah-daerah tertentu yang membuat kota ini bisa juga disebut sebagai kota industri. Inilah salah satu sebab banyak pendatang berbondong-bondong pergi ke Tangerang untuk mencari nafkah. Anda bisa temukan berbagai macam pabrik di kota ini, mulai dari tekstil sampai baja sekalipun. Namun, bukan berarti Tangerang hanya penuh dengan polusi dan tidak memiliki lokasi hijau, salah satu lokasi hijau yang sering dikunjungi adalah Taman Kota yang letaknya berada di BSD (Bumi Serpong Damai). Tempatnya yang rimbun dan sejuk akan membuat kita merasa lebih segar, karena jauh dari polusi-polusi yang ada. Anda tidak akan merasa bosan terus-menerus datang ke tempat ini, karena banyak yang menarik yang akan anda temukan di tempat ini. Pepohonan yang tingginya bermeter-meter, membuat kita yang berada di dalamnya seolah-olah berada di dalam hutan. Bahkan beberapa pepohonan yang ditanam diberi nama, seperti pepohonan yang ada di Kebun Raya bogor. Ini memudahkan kita untuk mengetahui nama pohon itu, yang akan menambah wawasan tentang pepohonan. Jadi, bisa disimpulkan tempat ini tidak hanya memberi kesegaran, tetapi juga bisa menambah wawasan. Selain itu, ada fasilitas treat mile bagi mereka yang suka berolahraga dengan lari pagi dan di sepanjang jalan, jika Anda merasa lelah, disediakan tempat duduk untuk bisa berhenti sejenak. Kemudian, Anda akan temukan jembatan dengan warna merah menggantung di atas sungai yang terlihat seperti replika jembatan di Kebun Raya Bogor atau yang ada di Universitas Indonesia  Tak heran banyak pengunjung berdatangan ke lokasi ini sebagai tempat rekreasi atau kegiatan lainnya, seperti lari pagi, berkumpul-kumpul, dan lainnya.
            Tangerang juga memiliki pantai yang menjadi kebanggaan yaitu pantai anyer. Ada juga tanjung kait dan tanjung pasir. Sama seperti pantai-pantai lainnya, di pesisir pantai ada orang-orang yang berjualan, misalnya ikan atau makanan laut lainnya. Biasanya orang-orang yang datang, menyewa sebuah perahu untuk berkeliling laut dan membeli ikan untuk dibakar di sana atau membeli ikan yang sudah matang sehingga tidak perlu repot-repot memasaknya lagi. Tempat ini akan sangat ramai dengan pengnjung apabila sedang hari libur. Selain itu, tempat ini dekat dengan Bandara Soekarno-Hatta sehingga Anda akan melihat berbagai pesawat lepas landas dari Bandara.
Selain lokasi hijau dan pantai-pantai, Tangerang juga memiliki berbagai tempat perbelanjaan. Hampir semua daerah mempunyai pusat perbelanjaan yang memang khusus disediakan bagi orang-orang yang senang berbelanja, seperti Lippo, Metropolis, Sumarecon dan masih banyak lagi tempat perbelanjaan lainnya yang disediakan untuk warga tangerang. Seperti Ibu Kota, masyarakat Tangerang juga banyak yang memiliki hobi berbelanja atau hanya sekedar berjalan-jalan atau yang sekarang ini lebih dikenal dengan istilah cuci mata. Sama seperti mall-mall lainnya, di dalamnya terdapat took-toko berjajar mulai dari pakaian sampai makanan (restoran), food court dan lainnya. Food court yang disediakan rata-rata biayanya terjangkau dengan kantong masyarakat yang berkunjung, itulah sebabnya kita bisa melihat banyak orang melepas rasa lapar di tempat ini. Sama seperti daerah-daerah lain, Tangerang juga memiliki makanan khas yaitu laksa. Laksa di sini berbeda dengan laksa-laksa di tempat lain karena ada kacang hijau di dalam kuah laksa yang berwarna coklat kemerahan. Selain itu ada arem-arem yang dibuat beda dari arem-arem lainnya karena daging ayam cincang dimasak menggunakan kecap. Selain itu, kecap yang dipakai juga merupakan kecap asli Tangerang yaitu cap benteng.  Anda bisa temukan berbagai macam makanan khas Tangerang termasuk laksa di Pasar Lama.  Banyak orang berkunjung untuk mengetahui atau mencicipi makanan khas ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar